Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Ketua HIMPSI Aceh Minta Semua Pihak Tangani Kenakalan Remaja di Aceh

Ketua HIMPSI Aceh Minta Semua Pihak Tangani Kenakalan Remaja di Aceh

Jum`at, 02 Februari 2024 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Aceh, Barmawi, M.Si saat menyampaikan pandangannya terkait begal di Jumat Curhat Polresta Band Aceh, Jumat (2/2/2024). [Foto: dok Dialeksis]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Aceh, Barmawi, M.Si meminta semua pihak ikut menangani soal kenakalan remaja di Aceh.

Barmawi menyoroti urgensi penanganan kenakalan remaja sebagai langkah krusial dalam menekan angka kejahatan.

Menurut Barmawi, fenomena begal yang semakin merajalela di Banda Aceh tidak dapat dilepaskan dari peran kenakalan remaja. Ia menyatakan keprihatinannya terhadap keadaan ini dan meminta pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk fokus dalam menangani permasalahan kenakalan remaja.

"Masyarakat juga jangan terlalu berlebihan menyikapi situasi ini, jangan mudah termakan informasi hoaks yang disebar lewat grup WhatsApp, harus difilter segala informasi," ujarnya kepada Dialeksis.com, Jumat (2/2/2024).

Barmawi menegaskan bahwa upaya pencegahan kenakalan remaja harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, melibatkan psikolog dan tenaga profesional di bidang psikologi sangat penting dalam merancang program-program intervensi yang tepat guna.

"Dibutuhkan pendekatan yang holistik, melibatkan berbagai pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan komunitas," tegas Barmawi.

Hal terpenting, menurutnya adalah orangtua harus ada sentuhan fisik dengan anak dan rutin mengajak komunikasi.

Barmawi juga menekankan perlunya memberikan pendidikan psikologi sejak dini di sekolah untuk membentuk karakter positif dan memahami dampak negatif dari tindakan kenakalan remaja. Ia berharap, dengan langkah-langkah konkret ini, dapat diciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Banda Aceh.

Sementara itu, Barmawi juga mengajak masyarakat untuk saling berperan aktif dalam mengatasi fenomena begal ini. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan positif bagi remaja.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
Komentar Anda