Beranda / Berita / Nasional / Layani Angkutan Lebaran, Garuda Indonesia Grup Siapkan 98 Armada

Layani Angkutan Lebaran, Garuda Indonesia Grup Siapkan 98 Armada

Sabtu, 15 April 2023 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: dok. Garuda Indonesia

DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Garuda Indonesia Group (persero) Tbk telah menyiapkan sebanyak 98 armada, baik yang berasal dari maskapai Garuda Indonesia sebanyak 53 pesawat, dan Citilink sebanyak 44 pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2023.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, sejumlah armada tersebut memiliki kapasitas total hingga sebanyak 7.000 frekuensi penerbangan, yang terbagi atas 4.200 frekuensi penerbangan dari Citilink, dan 2.800 dari Garuda.

Adapun total kapasitas kursi yang tersedia pada periode Angkutan Lebaran 2023 Garuda sebanyak 1,2 juta kursi untuk angkutan mudik Lebaran tahun ini.

"Sebanyak 70 persen dari kursi tersebut sudah ludes terjual. Beberapa rute yang paling banyak dipesan oleh masyarakat khususnya rute dalam negeri diantaranya ke Bali, Padang, Lampung, dan Semarang. Sedangkan pada rute internasional diperkirakan didominasi rute ke Singapura dan juga Hong Kong," jelas Irfan, dilansir dari infopublik.id, Sabtu (15/4/2023).

Lebih lanjut dia mengatakan, Garuda Indonesia memprediksi bakal ada kenaikan penumpang hingga 69 persen pada periode Angkutan Lebaran tahun ini bila dibandingan dengan Angkutan Lebaran pada tahun lalu.

Untuk itu, selain menyiapkan penerbangan reguler, Garuda group juga telah mengajukan 50 penerbangan tambahan (extra flight). "Extra flight masih kita pantau terus. Bisa bertambah lagi sambil kita lihat ketersediaan pesawat," kata Irfan.

Sementara terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, dia menyatakan Garuda Group telah menjalani ramp check, serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) awak kabin dan pilot dengan sebaik mungkin dan mencukupi kebutuhan layanan.

"Diperkirakan puncak angkutan mudik lebaran pada 19-20 April dan arus balik pada 25-26 April 2023," pungkasnya. [IP]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda