Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Selamat Ginting Raih Gelar Doktor Politik di UNAS: Sosok Akademisi yang Dekat dengan Aceh

Selamat Ginting Raih Gelar Doktor Politik di UNAS: Sosok Akademisi yang Dekat dengan Aceh

Jum`at, 30 Januari 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pakar Komunikasi Politik dan Militer, Dr. Selamat Ginting, M.I.Kom, sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Tertutup Doktoral Ilmu Politik di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, Kamis (29/1/2026). [Foto: dokpri]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pakar Komunikasi Politik dan Militer, Dr. Selamat Ginting, M.I.Kom, sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Tertutup Doktoral Ilmu Politik di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, Kamis (29/1/2026). Sidang berlangsung sejak pukul 10 30-12.45. Sekitar 2 jam 15 menit. di ruang sidang tertutup berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3 Menara UNAS, JL RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Momen tersebut menjadi tonggak penting pencapaian akademik sang jurnalis senior. Sosok yang merupakan pemegang Press Card Number One (PCNO) pada HPN 2017 dan penerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya serta Dharma Nusa dari Presiden RI.

Disertasi Selamat Ginting berjudul "Hubungan Sipil-Militer Dalam Konsolidasi Demokrasi Terkait Penempatan Prajurit Aktif TNI di Jabatan Sipil Era Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto". Penelitian berlangsung selama tiga tahun hingga akhir Desember 2025. Awalnya bahasannya hingga Jokowi berakhir. Akhirnya bertambah hingga era Prabowo.

Hadir sebagai ketua sidang, Dr Safrizal Rambe. Promotor dalam sidang adalah Prof Dr Maswadi Rauf, MA. sedangkan yang menjadi co-promotor yaitu Assoc Prof Dr TB Massa Djaafar, MSi. Sementara itu, anggota penguji terdiri dari penguji internal antara lain Prof Dr Djohermansyah Djohan, Assoc Prof Dr Alfan Alfian, M.Si. Prof Dr Ikrar Nusa Bakti, MA. 

"Alhamdulillah sidang tertutup berjalan dengan lancar dan baik. Tinggal melangkah ke satu tahap akhir yakni sidang terbuka promosi Doktor. Satu rangkaian perjalanan panjang menempuh pendidikan doktoral ilmu politik selama 11 semester (5,5 tahun)." ujar Selamat Ginting via telepon seluler pada Jumat (30/1/2026).

Keberhasilan ini disambut bangga oleh civitas akademika di Aceh. Ketua Jurusan Ilkom FISIP UTU, Fiandy Mauliansyah, MA, turut mengapresiasi Selamat Ginting, yang akrab disapa Bang Ginting, bukan saja sebagai sosok yang memadukan etika praktisi dan kedalaman akademik, sekaligus merupakan inspirasi bagi dunia pendidikan, khususnya di bidang komunikasi politik.

"Kami di lingkungan FISIP UTU turut bangga. Beliau adalah sosok praktisi yang memiliki kedalaman teoritis yang luar biasa. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dedikasi pada profesi jurnalisme dan akademis dapat berjalan beriringan," ujar Ka jurusan Ilkom FISIP UTU.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Teuku Umar (UTU), Said Fadhlain, MA, mengungkapkan sebagai jurnalis, Bang Ginting memiliki ikatan batin kuat dengan Aceh sejak masa konflik, tsunami 2004 hingga MOU Helsinki 2005. 

"Militansi dan keikhlasan Cutbang Selamat Ginting bukan sekadar kata-kata. Menjadi nara sumber Webinar Paradigma Komunikasi Politik era Presiden Prabowo yang dilaksanakan secara on-linepada bulan Mei 2025, beliau secara khusus menayangkan edisi mahasiswa Ilmu Komunikasi UTU di kanal YouTube SG PRO miliknya. Beliau menyiarkan keberadaan kampus kami ke seluruh nusantara, sebuah dukungan moral yang tak ternilai harganya bagi civitas akademika di Bumi Teuku Umar. Tak berhenti di situ, memori indah kembali terukir pada November 2026 Beliau hadir mengisi Kuliah Tamu di Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP USK, Banda Aceh, saya ikut mendampingi beliau. Pertemuan di Banda Aceh itu menjadi penanda bahwa jarak bukan penghalang untuk sebuah pengabdian ilmu," pungkasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI