Logo Dialeksis - Masker
utu pangdam
Beranda / Berita / Nasional / Sempat Dikabarkan Menghilang, Wabup Trenggalek Berada di Eropa

Sempat Dikabarkan Menghilang, Wabup Trenggalek Berada di Eropa

Selasa, 22 Januari 2019 17:17 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin. (Foto: Detikcom/Adhar Muttaqin)


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Setelah lama tak ada kabar, Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin memberi klarifikasi bahwa selama ini dia berada di Eropa. Lewat akun Instagramnya, Arifin mengaku melakukan perjalanan di Eropa dari 11-19 Januari.

"Terimakasih untuk para cendekiawan Indonesia yang beruntung menjadi sebagian kecil masyarakat Indonesia yang bisa "study overseas", salah satunya @ratihtwi wanita asal Trenggalek yang membukakan mata saya akan optimisme Trenggalek ke depan," ucap dia seperti dikutip dari akun Instagramnya yang diposting pada Selasa pagi (22/1). 

Dia menjelaskan perjalanannya itu bukan dalam rangka dinas melainkan inisiatif pribadi dan biaya sendiri. 

"Saya sadar bukan siapa-siapa dan tidak punya kemampuan apa-apa untuk membawa perubahan. Tetapi bertemu mereka dan melihat dunia luar memberi tambahan energi untuk saya. Dan saya percaya silaturahmi dengan mereka bisa memberikan manfaat untuk Indonesia ke depan." 

Arifin juga meminta maaf atas semua berita yang meresahkan masyarakat, bahkan ada yang khawatir dia diculik. "Iya, diculik istri saya @novitamochamad." 

Sementara soal mekanisme birokrasi, Arifin mengaku sudah menjalankannya dengan memberitahu tentang kepergiannya itu.

"Dijalankan dengan tepat oleh Pemkab beserta seluruh jajaran merespon kepergian saya. Adapun mekanisme birokrasi sudah dijalankan dengan tepat oleh Pemkab beserta seluruh jajaran merespon kepergian saya." 

Sebagai informasi, Wakil Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin tak diketahui kabarnya sejak 9 Januari 2019 lalu. Bahkan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo merespon ketidakhadirannya dalam menjalankan tugas negara dengan pemberian Surat Peringatan Pertama. (cnn Indonesia)

Editor :
Indri

BPMA pangdam
riset-JSI
Komentar Anda
syamsul rizal hari guru