Beranda / Parlemen Kita / Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Progres Renovasi Stadion H Dimurthala

Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Progres Renovasi Stadion H Dimurthala

Selasa, 23 Januari 2024 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meninjau langsung proses renovasi Stadion H Dimurthala di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Senin (22/1/2024) dalam rangka persiapan PON Aceh-Sumut. [Foto: Humas DPRK BNA]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meninjau langsung proses renovasi Stadion H Dimurthala di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Senin (22/1/2024).

Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, mengatakan, stadion tersebut salah satu aset Pemko Banda Aceh yang sedang direhab sekaligus masuk salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Aceh-Sumut pada September 2024.

"Stadion H Dimurthala salah satu yang mendapat perhatian Pemerintah Pusat untuk venue PON," kata Irwansyah.

Dari tinjaun tersebut, Komisi III menilai progres rehab lapangan sudah menunjukkan hasil yang signifikan demi pelaksanaan PON mendatang dan ditargetkan akan selesai sebelum perlombaan olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali itu.

Dia menyebutkan, setidaknya ada tiga stadion dan satu lapangan bagus di Banda Aceh untuk pertandingan bola kaki dan olahraga lain seperti Stadion Harapan Bangsa, Stadion H Dimurthala, Stadion Unsyiah dan lapangan di Lambung.

Di antara tiga stadion dan lapangan itu dua aset milik Pemko Banda Aceh, yaitu Stadion H Dimurthala dan lapangan di Lambung, sementara Stadion Harapan Bangsa milik Pemerintah Aceh dan Stadion USK. Menurutnya dua aset itu perlu mendapat perhatian Pemko Banda Aceh meski PON nanti pun telah usai.

"Sudah bagus dibangun jangan sampai tidak dirawat, Insyaallah saya yakin kita bisa menjaganya dengan baik dan dimaksimalkan fungsinya," katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi III, Teuku Arief Khalifah, menyampaikan, ketika Stadion H Dimurthala selesai direhab dan diserahkan ke Pemko Banda Aceh nantinya harus menjadi sentra pengembangan sektor lain agar dapat dimanfaatkan oleh publik, seperti di depan stadion juga bisa dimanfaatkan oleh publik agar masyarakat ada rasa kepemilikan terhadap bangunan atau aset tersebut.

"Bukan hanya peremajaan saja dapat dilakukan oleh Pemko, tapi publik juga ikut dilibatkan terhadap kegiatan maupun aktivitas yang ada di sekitar stadion ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Banda Aceh, Reza Kamilin, menyampaikan terima kasih kepada Komisi III DPRK Banda Aceh yang ikut meninjau langsung progres renovasi Stadion H Dimurthala. Lapangan tersebut menjadi salah satu venue PON dan juga ikon Banda Aceh ke depannya.

Reza mengatakan, sesuai SK Gubernur Aceh, dari 33 cabang olahraga (cbor) ada 18 cabor di antaranya dilaksanakan di Banda Aceh.

"Dan salah satunya digelar di Stadion H Dimurthala yang sedang direnovasi yang targetnya akan selesai bulan Agustus," katanya.

Sesudah perhelatan PON, stadion tersebut juga akan dimaksimalkan fungsinya, apalagi menjadi stadion standar nasional maupun internasional yang bisa digelar event olahraga lainnya.

"Kita juga sudah mewacanakan untuk me-manage stadion, salah satunya melatih staf Dispora merawat rumput," jelas Reza. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda