Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Fadhlullah Perjuangkan Anggaran Aceh, Pemerintah Pusat Pastikan Tak Ada Pemotongan

Fadhlullah Perjuangkan Anggaran Aceh, Pemerintah Pusat Pastikan Tak Ada Pemotongan

Sabtu, 10 Januari 2026 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Momen Purbaya Bertelepon dengan Prabowo Setelah Disambungkan Dasco. Foto: Delvira/LIputan6.com


DIALEKSIS.COM | Aceh - Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah terus mempercepat proses pemulihan wilayah Sumatra yang terdampak banjir. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satgas yang digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026), dan dihadiri sejumlah menteri serta anggota DPR RI.

Dalam rapat tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto sempat melakukan komunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Setelah berbincang beberapa saat, Dasco kemudian menyerahkan telepon genggamnya kepada Menteri Keuangan, Purbaya.

Sebelum pembicaraan tersambung dengan Presiden, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan permohonan diskresi kepada Menteri Keuangan agar Aceh tidak terkena pemotongan anggaran. Menanggapi hal tersebut, Purbaya menyatakan bahwa keputusan tersebut perlu mendapat persetujuan langsung dari Presiden.

Usai berbicara dengan Presiden Prabowo, Menteri Keuangan memastikan bahwa anggaran untuk Aceh pada tahun ini tidak akan mengalami pemotongan.

“Untuk tahun ini, anggaran Anda akan penuh, tidak dipotong,” ujar Purbaya kepada Wakil Gubernur Aceh.

Purbaya juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memfasilitasi komunikasi langsung dengan Presiden, sehingga keputusan dapat diambil dengan cepat.

“Saya kan tidak bisa menelepon langsung. Beliau yang bisa. Pak Ketua tadi saya tanya, ini minta persetujuan apa? Kelihatannya memang minta persetujuan, jadi sekarang sudah jelas,” kata Purbaya.

Keputusan tersebut disambut positif oleh Pemerintah Aceh sebagai bentuk dukungan pusat terhadap percepatan pemulihan dan pembangunan pascabencana di daerah.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI