Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Mualem Perintahkan Tender APBA 2026 Dimulai Akhir Februari

Mualem Perintahkan Tender APBA 2026 Dimulai Akhir Februari

Selasa, 24 Februari 2026 21:15 WIB

Font: Ukuran: - +

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Percepatan APBA Tahun Anggaran 2026 yang diikuti seluruh Kepala SKPA, berlangsung di P2K pada Selasa, 24 Februari 2026.


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP., MPA. memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Percepatan APBA 2026 di P2K, Selasa, 24 Februari 2026. Rapat itu dihadiri para asisten, kepala biro, dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Fokusnya: mempercepat realisasi anggaran dan memastikan program prioritas berjalan sesuai jadwal.

Dalam arahannya, Nasir menekankan disiplin perencanaan dan eksekusi anggaran. Ia meminta setiap SKPA menyinkronkan program dengan kebutuhan riil masyarakat serta meminimalkan deviasi realisasi anggaran. 

“Target pembangunan 2026 harus tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Instruksi percepatan itu, menurut Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, merupakan arahan langsung Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Gubernur yang akrab disapa Mualem memerintahkan seluruh proses tender APBA 2026 dimulai paling lambat akhir Februari ini.

“Tidak boleh ada kegiatan yang berjalan di luar timeline percepatan yang telah disepakati,” kata MTA, Selasa, 24 Februari 2026.

Gubernur juga meminta penetapan SKPA, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), bendahara, serta Surat Keputusan Pejabat Pengadaan dituntaskan sebelum 27 Februari 2026. Selain itu, setiap SKPA diminta menyusun target realisasi keuangan yang realistis dengan menyesuaikan arus kas daerah. Untuk Triwulan I, realisasi anggaran ditargetkan mendekati 25 persen.

Percepatan pengadaan barang dan jasa menjadi perhatian khusus. Dokumen Persiapan Pengadaan (DPP) harus segera diselesaikan, Rencana Umum Pengadaan (RUP) diinput ke aplikasi SiRUP, dan proses tender dipastikan berjalan sebelum bulan berganti.

Pada hari yang sama, Nasir didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat menyambut kedatangan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Pemerintah Aceh menegaskan pelaksanaan APBA 2026 akan difokuskan pada program yang cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Realisasi anggaran pada awal tahun, kata MTA, menjadi indikator utama kinerja pemerintah daerah.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI