Sabtu, 13 Juni 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Nyak Dhien Gajah Pertanyakan Kelanjutan Penyidikan KPK atas Dugaan Korupsi Pengadaan KMP Aceh Hebat

Nyak Dhien Gajah Pertanyakan Kelanjutan Penyidikan KPK atas Dugaan Korupsi Pengadaan KMP Aceh Hebat

Sabtu, 13 Juni 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mantan Tapol dan Napol Aceh, Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah, mempertanyakan sejauh mana perkembangan penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan kapal KMP Aceh Hebat yang sempat menjadi perhatian publik beberapa tahun lalu.

Menurut Nyak Dhien Gajah, hingga saat ini masyarakat Aceh belum pernah memperoleh penjelasan yang memadai mengenai hasil pemeriksaan dan penyidikan yang pernah dilakukan KPK terhadap proyek pengadaan kapal tersebut. Padahal, pada tahun 2021 tim penyidik KPK diketahui pernah melakukan pemeriksaan langsung terhadap pejabat pengadaan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue.

"Kami mempertanyakan sejauh mana hasil penyidikan KPK terhadap dugaan korupsi pengadaan KMP Aceh Hebat. Sampai hari ini rakyat Aceh belum mengetahui bagaimana perkembangan kasus tersebut dan apakah ada temuan yang telah ditindaklanjuti," kata Nyak Dhien Gajah, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai peristiwa terbakarnya KMP Aceh Hebat 2 yang mengakibatkan belasan korban luka bakar semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terkait kondisi kapal tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak 15 orang menjadi korban akibat ledakan yang terjadi di kamar mesin kapal, terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan satu orang anak buah kapal (ABK).

"Insiden ini tentu sangat memprihatinkan. Keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama. Peristiwa ini juga menguatkan dugaan dan kekhawatiran yang selama ini berkembang di tengah masyarakat bahwa ada persoalan serius yang perlu diusut secara transparan dan tuntas," ujarnya.

Nyak Dhien Gajah mendesak KPK untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai status dan hasil penyidikan yang pernah dilakukan terkait pengadaan KMP Aceh Hebat. Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat sekaligus memastikan adanya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

"Kami meminta KPK menyampaikan kepada rakyat Aceh apa hasil dari penyelidikan dan penyidikan yang pernah dilakukan. Jangan sampai kasus ini menggantung tanpa kepastian, sementara masyarakat terus menunggu kejelasan dan para korban harus menanggung akibat dari berbagai persoalan yang muncul," tegasnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait mengusut secara menyeluruh penyebab ledakan yang terjadi pada KMP Aceh Hebat 2 agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI