Beranda / Politik dan Hukum / Pemilu 2024: Jejak Elektabilitas Pasangan Capres-Cawapres

Pemilu 2024: Jejak Elektabilitas Pasangan Capres-Cawapres

Minggu, 04 Februari 2024 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Hasil Survei Elektabilitas Pilpres 2024. Foto: VIVA.co.id


DIALEKSIS.COM | Nasional - Malam ini, Minggu (4/2/2024), akan menjadi panggung terakhir bagi para calon presiden Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dalam debat kelima Pilpres 2024

Debat ini akan memfokuskan diskusi pada teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.

Berbagai lembaga survei telah merilis hasil survei elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. ISC (Indonesia Survey Center) mengungkapkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memimpin survei terkini dengan persentase 52%, mengungguli pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (21,7%) dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md (18,1%). Posisi Anies-Cak Imin melampaui pasangan Ganjar-Mahfud, menempati posisi kedua dalam simulasi tiga pasangan.

Charta Politika menunjukkan hasil survei terbaru dengan elektabilitas Prabowo-Subianto sebesar 42,2%, disusul Ganjar-Mahfud 28%, dan Anies-Cak Imin 26,7%. Prabowo-Gibran menjadi pilihan tertinggi dalam pertanyaan tertutup.

Poltracking Indonesia juga merilis survei terbaru yang menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 46,7%, diikuti Anies-Muhaimin (26,9%) dan Ganjar-Mahfud (20,6%). Tren menunjukkan Prabowo-Gibran masih unggul dibanding dua pasangan lainnya.

LSI (Lingkaran Survei Indonesia) Denny JA melaporkan elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 46,6%, diikuti Ganjar-Mahfud 24,8%, dan Anies-Muhaimin 22,8%. Prabowo-Gibran unggul telak dengan margin tinggi.

Indikator Politik Indonesia menghasilkan survei sebelum debat ketiga, menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran 45%, Anies-Cak Imin 25%, dan Ganjar-Mahfud 22%.

SPIN merilis survei dengan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 50,9%, diikuti Ganjar-Mahfud (23,5%) dan Anies-Cak Imin (18,7%). Mayoritas responden menginginkan Pilpres 2024 berlangsung satu putaran.

Ipsos Public Affairs mengungkapkan elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 48,05%, disusul Anies-Cak Imin (21,80%) dan Ganjar-Mahfud (18,35%). Tren menunjukkan kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran.

Indonesia Political Opinion (IPO) menyoroti elektabilitas Prabowo-Gibran yang mencapai 42,3%, disusul Anies-Cak Imin (34,5%) dan Ganjar-Mahfud (21,5%). Elektabilitas Prabowo-Gibran dipengaruhi oleh meningkatnya elektabilitas Gibran secara pribadi.

Median mengungkapkan elektabilitas Prabowo-Gibran 43,1%, Ganjar-Mahfud 20,1%, dan Anies-Cak Imin 26,8%. Tren menunjukkan penurunan elektabilitas Ganjar-Mahfud dan kenaikan elektabilitas Anies-Cak Imin.

LSN (Lembaga Survei Nasional) menyajikan hasil survei dengan elektabilitas Prabowo-Gibran 49,5%, Anies-Cak Imin 24,3%, dan Ganjar-Mahfud 20,5%. LSN menyatakan bahwa jika Pilpres dilaksanakan hari ini, Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang.

LSI merilis hasil survei di Jawa Timur dengan elektabilitas Prabowo-Gibran 46,7%, Ganjar-Mahfud 26,6%, dan Anies-Cak Imin 16,2%. Survei ini menegaskan bahwa jika pilpres diadakan saat ini, Prabowo-Gibran akan menjadi pemenang.

Dengan hasil-hasil survei yang beragam ini, perjalanan menuju Pilpres 2024 tetap dinamis dan akan sangat menarik. 

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda