Selasa, 26 Mei 2026
Beranda / /

  • PERHAPI: Tambang Berkelanjutan Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi Aceh
    Ekonomi | 1 hari lalu
    PERHAPI: Tambang Berkelanjutan Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kekayaan sumber daya mineral dan batubara yang dimiliki Aceh dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan. Namun, potensi besar tersebut hanya akan membawa manfaat jika dikelola secara bertanggung jawab melalui konsep tambang berkelanjutan atau sustainable mining.

  • ESDM Aceh Dorong Pertambangan Rakyat Legal dan Berkelanjutan
    Pemerintahan | 7 bulan lalu
    ESDM Aceh Dorong Pertambangan Rakyat Legal dan Berkelanjutan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Said Faisal, ST, MT, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun sektor pertambangan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan di Aceh.

  • PERHAPI Aceh Dukung Satgassus Tambang Ilegal Harus Berbasis Data dan Teknologi
    Aceh | 7 bulan lalu
    PERHAPI Aceh Dukung Satgassus Tambang Ilegal Harus Berbasis Data dan Teknologi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rencana Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem untuk membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penertiban tambang ilegal mendapat sambutan positif dari Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Aceh. Langkah itu dinilai tepat dan strategis untuk menegakkan aturan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup.

  • Peduli Lingkungan Tambang, PERHAPI Aceh Beri Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry
    Aceh | 8 bulan lalu
    Peduli Lingkungan Tambang, PERHAPI Aceh Beri Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Suasana penuh semangat terlihat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Senin (15/9/2025), saat lebih dari 70 mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan dari berbagai tingkatan semester mengikuti kuliah umum bertema “Perspektif Tambang Aceh di Generasi Muda Teknik Lingkungan: Potensi, Dampak, dan Pengelolaannya.”