Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Ketua DPD PDIP Aceh Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Modusaceh

Ketua DPD PDIP Aceh Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Modusaceh

Minggu, 13 Januari 2019 16:15 WIB

Karimun Usman.

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Belakangan, pergantian Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Aceh santer dibicarakan. Munculnya nama-nama calon Sekdaprov Aceh yang beredar luas dikalangan para pejabat juga ikut menyita perhatian masyarakat Aceh khususnya.

Seperti yang diketahui, nama-nama calon itu adalah Taqwallah, M. Jafar dan Kamaruddin Andalah. Nama Taqwallah diduga menjadi pesaing kuat diantara nama-nama Sekdaprov lainnya.

Namun, diberitakan Modusaceh.co sebelumnya, ada partai pengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 silam yang tidak diajak bicara. Partai dimaksud adalah PDIP. 

Menanggapi pemberitaan tersebut, Ketua DPD PDIP Aceh, Karimun Usman kepada Dialeksis.com mengklarifikasi apa yang diberitakan media itu. Menurutnya, masalah penempatan dan pengangkatan pejabat adalah hak seorang Kepala Daerah.

“PDIP tak pernah mempersoalkannya, karena hal itu sangat sensitif dan semua terserah pada Gubernur terpilih, yang kami permasalahkan bila ada hal-hal yang merugikan masyarakat atas tindakan Gubernurnya,” ujar Karimun Usman melalui pesan singkat WhatsApp yang diterima Dialeksis.com, Minggu (13/1).

Disamping itu ia juga mengatakan selama ini PDIP sangat tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah, walaupun kedua Gubernur Aceh saat dipimpin Zaini Abdullah dan sekarang masa kepemimpinan Irwandi Yusuf merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Ia mengisahkan, pada saat mencalon kan diri sebagai Gubenur Aceh, dr. Zaini Abdullah-Muzakir Manaf dan Irwandi Yusuf , kedua-duanya memohon restu dan dukungan dari Presiden ke-5 Republik Indonesia di kediamannya yang beralamat di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Zaini dan Muzakir saat itu didampingi Mentro Malik Mahmud, sementara Irwandi Yusuf didampingi Sekjen Hasto. Dikatakan, dirinya juga ikut dalam pendampingan kerumah Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. 

“Setelah perjuangan berhasil dan termasuk juru kampanye dari Jakarta kita hadirkan, ternyata PDIP tetap saja tak ada perhatian dari Gubernur terpilih. Termasuk pada ulang tahun PDIP ke 46, tak ada perhatian apa-apa,” ungkapnya

Pun demikian, dirinya kembali menegaskan tak mempersoalkan ihwal yang diberitakan media tersebut.

“Prinsip PDIP tetap membela rakyat kecil (Wong Cilik), sesuai motto Perjuangan PDIP, berjuang untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (saf)

Reporter :
Safrizal S
Editor :
Indri

Komentar Anda