Beranda / Berita / Aceh / Saifannur Tak Mau APBK Bireuen 2019 Jadi Kepentingan Politik

Saifannur Tak Mau APBK Bireuen 2019 Jadi Kepentingan Politik

Selasa, 12 Maret 2019 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Fajrizal
Saifannur, Bupati Bireuen. (Foto: Fajrizal)

DIALEKSIS.COM | Bireuen - Bupati Bireuen H. Saifannur, Sos meminta pihak DPRK Bireuen untuk bersabar. Menurut Saifannur dirinya bukan belum merealisasikan APBK Bireuen Tahun 2019 melainkan karena ia tak ingin APBK Bireuen 2019 menjadi kepentingan politik.

"Ini tahun politik, semua kita harus sabar. Menyukseskan Pemilu berlangsung damai ini yang kita utamakan dulu. Saya nggak mau APBK Bireuen jadi kepetingan politik. Apalagi ini tahun politik," kata Saifannur, Senin (11/3/2019) saat ditemui di Meuligoe Bupati.

Hal ini disampaikan Saifannur menanggapi perkataan Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad terkait lambatnya realisasi ABPK Bireuen 2019.

(Baca: Dewan Pertanyakan Realisasi APBK 2019)

Saifannur menjelaskan menyangkut dengan tender proyek belum apa-apa, sampai saat ia sudah melakukan pertemuan dengan kepala ULP untuk menyusun panitia teknis, baik itu Pokja maupun keperluan lainnya.

"Sedang kita bahan masalah tender. Karena semua online. Kita harus memastikan sesuai aturan. Saya tidak mau berurusan dengan hukum dikemudian hari," ungkap ketua DPD Partai Golkar Bireuen ini.

Pun demikian ia tetap optimis realisasi APBK Bireuen tahun 2019 tetap berjalan sesuai waktu. Ia meminta semua pihak untuk bersabar. Bahkan Saifannur mencontohkan anggaran APBA  sampai saat ini belum juga direalisasikan.

"Di Provinsi  saja belum apa-apa juga. Kita di Kabupaten kan tetap tunggu di tingkat Provinsi dulu. Jadi butuh kesabaran," pungkas Saifannur.

Sebagaimana diberitakan beberapa hari yang lalu, Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad mempertanyakan lambatnya realisasi APBK Bireuen 2019. Kata Ridwan Muhammad akibat lambatnya realisasi APBK 2019 ekonomi masyarakat tidak berjalan. Karena perputaran uang di masyarakat berkurang. (Faj)

Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda