Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Bupati Sambut Kafilah MTQ Aceh Besar dan Serahkan Bonus

Bupati Sambut Kafilah MTQ Aceh Besar dan Serahkan Bonus

Minggu, 29 September 2019 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Aceh Besar -  Bupati Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali bersama unsur forkopimda plus Aceh Besar menyambut kehadiran kafilah Aceh Besar yang baru saja menjadi juara umum di MTQ ke-34 di Pidie di gedung Dekranasda di Desa Ghani Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu 28 September 2019.

Acara penyambutan diawali dengan peusijuk (tepung tawar) kafilah Aceh Besar dilanjutkan dengan jamuan makan siang dan disambung dengan acara seremonial penyerahan bonus secara simbolis.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat atas prestasi yang telah di raih oleh Kafilah Aceh Besar pada MTQ ke-34 sekaligus berterimakasih atas perjuangannya untuk mengharumkan nama Aceh Besar. "Atas nama pribadi dan pemerintah Aceh Besar saya ucapkan selamat dan terimakasih atas prestasi yang telah diraih, " Ungkapnya.

Menurutnya ia sangat terharu dan bangga saat namanya di panggil untuk menerima piala bergilir MTQ tingkat provinsi Aceh. "Saya tidak pernah merasa harus dan bangga seperti ini dalam hidup saya dan saat menjabat sebagai Bupati, " Katanya dengan nada harus.

Mawardi Ali mengatakan keberhasilan ini tidak mungkin terjadi tanpa ada perjuangan dan pengorbanan, oleh karenanya ia sangat mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para peserta dan pelatih serta official. "Tanpa pengorbanan dan perjuangan kita semua prestasi ini tidak mungkin dapat kita raih, maka  dari itu saya ucapkan terimakasih, " Jelas Bupati.

Ia mengatakan tidak mudah menjadi juara di ajang paling bergengsi ini, oleh karena itu Mawardi berpesan agar terus menyiapkan kader terbaiknya di Aceh Besar. "Saya tidak ingin ada kader dadakan tapi saya mau mulai dari sekarang kita harus menyiapkan kader untuk kedepan, " Pintanya.

Menurutnya untuk terus menjaga asa juara di ajang MTQ pemerintah Aceh Besar harus menyiapkan kader dari sekarang, ia juga menjelaskan bahwa dinas pendidikan dan dinas terkait harus berkoordinasi untuk menyiapkan pendidikan khusus bagi mereka. "Saya sudah bicara dengan dinas pendidikan dan dinas terkait untuk melakukan pembinaan, bisa saja kita masukkan dalam kurikulum pendidikan atau kita buat kelas khusus, " Jelasnya.

Mawardi berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan sehingga kedepan Aceh Besar akan mampu keluar sebagai juara umum kembali.

Sebelumnya Ketua Kafilah Aceh Besar, Abdullah S.Sos M.Si melaporkan bahwa utusan Aceh Besar akan mengikuti seluruh cabang yang akan diperlombakan.

"Kita mengutus 102 orang dan akan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan," ujar Abdullah.

Diantaranya adalah 56 peserta, 12 pelatih, dokter, tenaga IT, dokumenter, supir dan pembantu umum. "Alhamdulillah kami semua kembali dengan selamat dan berhasil melaksanakan tugas yang mulia," ungkapnya. (pd/rel)


Editor :
Pondek

riset-JSI
Komentar Anda