Beranda / Berita / Aceh / Direktur Poltek Negeri Lhokseumawe Ungkap Tantangan Ukir Prestasi Kampus

Direktur Poltek Negeri Lhokseumawe Ungkap Tantangan Ukir Prestasi Kampus

Senin, 28 Februari 2022 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Auliana

Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ir Rizal Syahyadi. [Foto: Ist.]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ir Rizal Syahyadi menyampaikan beberapa hal yang menjadi challenge saat ini bagi PNL dalam kanal Youtube Pak Ulis, yang dikutip dialeksis.com, Senin (28/2/2022).

Kampus PNL berdiri pada tahun 1987 tepatnya pada 5 Oktober. Dari tiga jurusan, berkembang hingga bermacam jurusan sampai saat ini.

Dari 20 dosen yang mengajar, hari ini capai hingga 308 dosen yang menempati kampus PNL dengan bermacam kualifikasi.

Ia mengatakan, saat ini beberapa dosen sedang menempuh pendidikan Doktor dan ada beberapa lagi dosen yang sudah mengajukan dirinya sebagai Professor. 

Lanjutnya, PNL memiliki 74 laboratorium yang didukung oleh semua stakeholder yang ada. Sudah 37 tahun kampus Poltek berdiri, tentu banyak perkembangan yang terjadi.

Kalau ia melihat, apalagi dalam kondisi masih pandemi Covid-19, persaingan cukup pesat, Pemerintah meminta nilai APK kampus Poltek Negeri Lhokseumawe ditingkatkan lagi, diminta untuk meningkatkan jumlah mahasiswa.

"Ini merupakan challenge bagi kami, kalau kami menambah jumlah mahasiswa otomatis jumlah alumni juga banyak, upaya yang kami lakukan untuk tenaga kerja maupun alumni yaitu bukan hanya meningkatkan hard skill saja namun soft skill juga," ucapnya dalam diskusi tersebut.

Untuk menyikapi hal tersebut, ia juga menyampaikan bahwa 5 tahun yang lalu lulusan Poltek Negeri Lhokseumawe bukan hanya memberikan ijazah semata tapi juga sertifikat kompetensi.

"Jadi anak-anak boleh memilih dari 35 skema di sini untuk membekali mereka bersaing, sertifikat kami bukan hanya diterima di nasional namun di Asia Tenggara juga diterima, jadi itulah yang kami lakukan," tambahnya lagi. 

Selain itu, prestasi yang dimiliki Poltek Negeri Lhokseumawe antara lain di tingkat program kemahasiswaan Kemendikbud 3 tahun terakhir ini selalu masuk 3 besar. Kemudian kontes robot di tingkat Sumatera selalu lolos, dan dalam kinerja kampus Poltek Negeri Lhokseumawe juga dapatkan prestasi 2 secara vokasi. 

"Kita tetap mempertahankan prestasi 2 secara vokasi tentunya, ini menjadi apresiasi bagi stakeholder dan Kementerian dan juga sekarang 10 besar kampus vokasi yang isunya adalah scopus Poltek Negeri Lhokseumawe peringkat 8," ujarnya. 

Ia juga menambahkan, kampus Poltek Negeri Lhokseumawe jika hari kerja selalu terbuka untuk bermitra, bekerja sama, dan saling bertukar pengalaman. 

"Kami dari segi pendidikan harus banyak belajar lagi dengan praktisi ekonomi, karena sekarang kita mengajak praktisi industri untuk hadir di kampus dalam mengajar dan sharing pengalaman salah satunya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)," pungkasnya. [AU]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda