Minggu, 24 Mei 2026
Beranda / Liputan Khusus / Diaspora / Diaspora Indonesia Latih Generasi Muda Aceh Hadapi Dunia Kerja Global

Diaspora Indonesia Latih Generasi Muda Aceh Hadapi Dunia Kerja Global

Minggu, 24 Mei 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pelatihan Talenta Global 2 Digit Academy di Banda Aceh menghadirkan profesional diaspora Indonesia untuk membekali generasi muda menghadapi persaingan kerja internasional, Sabtu (23/5/2026). [Foto: dok. BPSDM Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja internasional terus diperkuat melalui Program Pelatihan Talenta Global yang digelar komunitas 2 Digit Academy di Aceh.

Pelatihan yang menghadirkan profesional diaspora Indonesia dari berbagai negara tersebut berlangsung di Ruang BPSDM Aceh, Banda Aceh, Sabtu (23/5/2026), dengan mengangkat tema Business English and Global Communications.

Materi pelatihan disampaikan Panji Pribadi yang merupakan Team Leader Operation Concentrix Kuala Lumpur, Malaysia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda Indonesia, khususnya di Aceh, agar memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di perusahaan multinasional di tengah ketatnya persaingan tenaga kerja internasional.

Manajer Program 2 Digit Academy Muttaqin mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental dan kemampuan komunikasi internasional peserta.

“Kami ingin anak-anak muda Aceh memiliki keberanian dan kemampuan untuk bekerja di perusahaan global. Potensi mereka besar, tinggal bagaimana dipersiapkan agar mampu bersaing,” ujar Muttaqin.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.

Kepala BPSDM Aceh Marthunis menilai pengembangan talenta global menjadi kebutuhan penting di era ekonomi digital dan keterbukaan pasar kerja internasional.

Menurutnya, daerah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja global yang menguasai bahasa asing, teknologi, dan komunikasi lintas budaya.

“Kita memiliki semangat yang sama untuk menyiapkan talenta-talenta Aceh agar mampu bersaing secara global. Pemerintah juga perlu hadir membantu koneksi dan akses karier mereka ke dunia internasional,” kata Marthunis.

Dalam pemaparannya, Panji Pribadi menekankan pentingnya membangun jejaring internasional sebagai salah satu kunci memperoleh peluang kerja di luar negeri.

Selain itu, penguasaan bahasa Inggris disebut menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki generasi muda Indonesia untuk menghadapi dunia kerja global.

“Langkah pertama mencari kerja di luar negeri adalah membangun koneksi internasional. Persiapkan kemampuan bahasa Inggris karena itu menjadi kebutuhan utama dalam komunikasi kerja global,” ujarnya.

Ia juga menyebut peluang kerja di sejumlah negara Asia, termasuk Malaysia, masih terbuka luas bagi tenaga kerja profesional asal Indonesia.

Pelatihan Talenta Global Batch 1 selama Mei 2026 menghadirkan pemateri dari diaspora Indonesia dan profesional yang bekerja di berbagai negara, seperti Australia, Malaysia, Thailand, hingga United Kingdom. Program tersebut digelar rutin setiap bulan dan saat ini pendaftaran Pelatihan Talenta Global Batch 2 telah dibuka secara gratis bagi masyarakat umum melalui situs resmi penyelenggara. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI