Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / CKG 2026 Fokus Penanganan, Pemerintah Gratiskan Obat dan Perawatan Awal

CKG 2026 Fokus Penanganan, Pemerintah Gratiskan Obat dan Perawatan Awal

Sabtu, 24 Januari 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Ilustrasi cek kesehatan gratis.[Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei Vasilev]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah mengubah arah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026 dengan menitikberatkan pada penanganan hasil pemeriksaan, bukan lagi sekadar skrining. Memasuki tahun kedua implementasinya, Kementerian Kesehatan menargetkan pengendalian penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara lebih konkret.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan CKG kini dirancang sebagai layanan berkelanjutan, mulai dari deteksi dini hingga pengobatan dan pencegahan. Pemerintah bahkan menjamin penanganan gratis bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan.

“Target kita di 2026 bukan hanya melakukan cek kesehatan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar sehat. Bukan hanya pemeriksaannya yang gratis, pencegahan dan penanganannya juga gratis,” kata Budi.

Dalam skema terbaru, pengobatan gratis diberikan selama 15 hari pertama setelah hasil pemeriksaan keluar. Setelah itu, layanan kesehatan dilanjutkan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta aktif BPJS Kesehatan. Sementara itu, masyarakat yang belum terdaftar akan diarahkan untuk segera mengaktifkan kepesertaan.

Evaluasi data CKG 2025 menunjukkan masih tingginya tantangan kesehatan lintas kelompok usia. Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi menyebut enam dari 100 bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, 31 persen balita mengalami gigi berlubang, satu dari lima remaja memiliki tekanan darah di atas normal, serta lebih dari separuh lansia menderita hipertensi.

“Mulai 2026, pasien hipertensi dan diabetes akan langsung mendapatkan obat di Puskesmas pada hari yang sama,” ujar Maria. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI