Kamis, 01 Oktober 2026
Beranda / /

  • Batas 18 Oktober 2026, Industri AMDK Wajib Sesuaikan Sertifikat SNI
    Ekonomi | 1 bulan lalu
    Batas 18 Oktober 2026, Industri AMDK Wajib Sesuaikan Sertifikat SNI

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 62 Tahun 2024 yang berlaku efektif sejak 18 April 2025.

  • BBPOM Aceh Ingatkan Pelaku Usaha AMDK soal Keamanan dan Mutu Produk
    Hankam | 1 bulan lalu
    BBPOM Aceh Ingatkan Pelaku Usaha AMDK soal Keamanan dan Mutu Produk

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh memperkuat pemahaman pelaku usaha terkait keamanan dan mutu Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Edukasi diberikan melalui sosialisasi regulasi AMDK, Kamis (20/8/2026).

  • AMDK Ie Raya Diresmikan, Bukti Kemandirian Ekonomi Gampong Adan
    Ekonomi | 1 tahun lalu
    AMDK Ie Raya Diresmikan, Bukti Kemandirian Ekonomi Gampong Adan

    DIALEKSIS.COM | Blangpidie - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin meresmikan unit usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Ie Raya milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Adan Seujahtra, di Gampong Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, Selasa (19/8/2025).

  • Aquviva, Langkah Baru Wings Group di Pasar Air Kemasan
    Ekonomi | 1 tahun lalu
    Aquviva, Langkah Baru Wings Group di Pasar Air Kemasan

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Nama Harjo Sutanto kembali mencuri perhatian publik setelah Wings Group, perusahaan yang ia dirikan bersama Johannes Ferdinand Katuari, resmi merambah pasar air minum dalam kemasan (AMDK) melalui produk baru bernama Aquviva.

  • AMDK Nasional Dukung Palestina
    Nasional | 2 tahun lalu
    AMDK Nasional Dukung Palestina

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - "Kepemilikan kami 100% Indonesia, karyawan kami 100% warga negara Indonesia, dan produk perusahaan kami, baik dalam kemasan botol maupun galon, sepenuhnya diproduksi di Indonesia, dan telah mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Justru produk kami merupakan kebanggaan Indonesia karena berhasil melakukan ekspor ke berbagai negara," ungkap Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (20/7/2024).

  • Akhirnya Air Mineral Merek 'Dhiet' Resmi Diproduksi di Aceh Besar
    Aceh | 4 tahun lalu
    Akhirnya Air Mineral Merek 'Dhiet' Resmi Diproduksi di Aceh Besar

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pelan tapi pasti. Begitulah gambaran usaha anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ridwan Abubakar atau lebih dikenal dengan panggilan Nek Tu dalam merintis pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) merek "Dhiet" di Gampong Lambaro Kueh, Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Senin, 20 Desember 2021, usaha yang dirintis dengan susah payah itu resmi berproduksi.

    "Nantinya, usaha air mineral tersebut akan dikelola secara profesional oleh CV. Dhiet Lambarona," ujar putra Nek Tu, Alaidin, S.E., M.M dalam keterangan pers yang diterima redaksi media ini, Sabtu, 25 Desember 2021.