Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Dinilai Efektif, Kapolda Aceh Catat Penurunan Kejahatan dan Dorong Green Policing
    Hankam | 2 bulan lalu
    Dinilai Efektif, Kapolda Aceh Catat Penurunan Kejahatan dan Dorong Green Policing

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Kinerja Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. selama memimpin Polda Aceh mendapat penilaian positif dari Jaringan Survei Inisiatif. Dalam laporan kajian terbarunya, lembaga tersebut mencatat adanya penurunan angka kriminalitas, peningkatan penyelesaian perkara, serta penguatan program berbasis lingkungan dan respons kebencanaan.

  • Krisis Listrik Pascabencana Menandakan Aceh Belum Mandiri Energi
    Aceh | 4 bulan lalu
    Krisis Listrik Pascabencana Menandakan Aceh Belum Mandiri Energi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rentetan pemadaman listrik yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh pascabencana banjir dan longsor menandakan Aceh belum mandiri secara energi. Direktur Eksekutif Yayasan APEL GREEN ACEH, Rahmat Syukur, menilai situasi ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan cerminan dari persoalan struktural dalam tata kelola energi di Aceh.

  • GeRAK Aceh: Jangan Jadikan Green Policing Tameng Setoran Tambang Ilegal
    Polkum | 7 bulan lalu
    GeRAK Aceh: Jangan Jadikan Green Policing Tameng Setoran Tambang Ilegal

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Polda Aceh baru saja meluncurkan program Green Policing, sebuah inisiatif yang digadang sebagai tonggak baru dalam upaya memberantas tambang ilegal dan melestarikan lingkungan. Namun di balik gegap gempita deklarasi itu, muncul peringatan keras dari Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani.

  • Green Policing, Jalan Baru Polda Aceh Menyelamatkan Alam
    Tajuk | 7 bulan lalu
    Green Policing, Jalan Baru Polda Aceh Menyelamatkan Alam

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Bumi serambi mekah hari ini berdiri di titik rawan. Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal bukan lagi sekadar wacana, melainkan fakta yang menganga. Sungai-sungai yang tercemar merkuri, hutan yang digunduli tanpa kendali, dan desa-desa yang hidup di bawah bayang bencana ekologis menjadi potret buram provinsi ini. Dari pidato hingga laporan resmi, kita berulang kali mendengar bahwa lebih dari 400 titik tambang ilegal masih beroperasi di Aceh. Di baliknya, ratusan alat berat bekerja tanpa henti, mempercepat laju kerusakan, sekaligus mengalirkan keuntungan kepada segelintir orang.

  • Wagub Aceh: Green Policing Tonggak Penting Cegah Tambang Ilegal
    Pemerintahan | 7 bulan lalu
    Wagub Aceh: Green Policing Tonggak Penting Cegah Tambang Ilegal

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan konsep Green Policing menjadi tonggak penting dalam upaya menghentikan maraknya tambang ilegal di Aceh. Menurutnya, pendekatan terpadu ini tidak hanya menekankan penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi, pencegahan, hingga partisipasi masyarakat.

  • Quarry Day: Pj Gubernur Safrizal Lepas Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Lhoknga
    Aceh | 1 tahun lalu
    Quarry Day: Pj Gubernur Safrizal Lepas Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Lhoknga

    DIALEKSIS.COM | Jantho - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, melepas ribuan calon induk ikan kakap putih di Krueng Raba, Quarry Clay PT Solusi Bangun Andalas (SBA), Lhoknga, Aceh Besar, pada Rabu (18/12/2024). Selain pelepasan ikan, turut dilakukan penanaman bibit pohon sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

  • Pembukaan Lahan di Gambut Tripa Berlanjut, Ratusan Hektar Hutan Hilang
    Aceh | 1 tahun lalu
    Pembukaan Lahan di Gambut Tripa Berlanjut, Ratusan Hektar Hutan Hilang

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kawasan lindung gambut Tripa di Nagan Raya, Aceh kembali menjadi sorotan setelah hasil investigasi terbaru dari Koalisi Selamatkan Lahan dan Hutan Aceh (KSLHA) mengungkapkan adanya aktivitas pembukaan lahan secara ilegal di kawasan tersebut. 

  • Yayasan Apel Green Aceh Minta Sanksi Tegas terhadap PT. BSP
    Aceh | 1 tahun lalu
    Yayasan Apel Green Aceh Minta Sanksi Tegas terhadap PT. BSP

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktur Yayasan Apel Green Aceh, Rahmad Syukur, menegaskan harapannya agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan sanksi lebih tegas kepada PT. Beurata Subur Persada (BSP) terkait dugaan pencemaran Sungai Krueng Trang.

« 1 2 »