Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Unsyiah dan Pemkab Pidie Jaya Kerja Sama Peningkatan Data Spasial

Unsyiah dan Pemkab Pidie Jaya Kerja Sama Peningkatan Data Spasial

Selasa, 16 April 2019 18:02 WIB


DIALEKSIS.COM | Pidie Jaya - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pidie Jaya bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur Pemerintahan Kabupaten Pidie Jaya di bidang data spasial. Kerja sama ini diwujudkan dengan pelatihan Geographic Information System (GIS) tingkat dasar oleh bidang Penelitian Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan (P2EP), Bappeda Pidie Jaya dan Pusat Riset Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PR-PIDS) Unsyiah, 8-12 April 2019 di Laboratorium GIS lantai II Bappeda, Pidie Jaya.

Kepala Bidang P2EP Fajri, S.Pi mewakili Kepala Bappeda Pidie Jaya Bahron Bakti, ST. MT., menegaskan betapa pentingnya data spasial (GIS) dalam bidang perencanaan dan pengawasan pembangunan, antara lain untuk penyusunan dokumen RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), RDTR (Rencana Detail Tata Ruang), dan perencanaan lainnya.

Ia menambahkan saat ini, P2EP Bappeda Pidie Jaya telah mengembangkan aplikasi pemetaan rumah tidak layak huni berbasis GIS. Diharapkan seluruh SKPD dapat mengembangkan aplikasi GIS di SKPD masing-masing yang dihubungkan dengan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah (SJIGD) Kabupaten Pidie Jaya. Pelatihan ini juga bagian dari tugas PR-PIDS untuk memberikan layanan dan pelatihan SIG, serta mengelola, mensosialisasikan, mendiseminasikan, mendukung Informasi Geospasial Aceh dan Nasional, Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN), dan INA Geoportal Nasional.

Sementara itu, PR-PIDS Unsyiah mengirimkan instruktur pelatihan Dr. Dahlan, S.Hut., M.Si, dosen biologi FMIPA Unsyiah yang juga tenaga ahli dalam membangun Aceh Geospasial Data Center. Selain itu, juga hadir instruktur Helmi, S.Si., MP.

Sejak tahun 2007, Dr. Dahlan memberikan pelatihan terkait data spasial baik remote sensing (Orthorektifikasi dan proses klasifikasi) maupun GIS di berbagai daerah. Pelatihan lima hari ini ditekankan pada praktik dan juga disampaikan teori untuk mendukung praktik. Materi pelatihan meliputi konsep GIS, pengenalan software GIS, koreksi geometri (rektifikasi), membuat data vektor (titik, garis dan poligon), editing data vektor, jointabel, proses pencarian (find dan query) penggunaan toolbox (geoprocessing), mengatur tampilan data, dan layout peta.

Pusat Riset Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PR-PIDS) Unsyiah diketuai oleh Dr. Nizamuddin, M.Info.Sc. Pusat riset ini merupakan bagian dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Cibinong, Bogor dan merupakan hasil kerjasama BIG dengan Unsyiah sejak tahun 2011. Saat ini, dengan dukungan Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., PR-PIDS telah berada di bawah Lembaga Penelitian dan PengabdianMasyarakat (LP2M), Unsyiah. (Humas Unsyiah/fer)
Editor :
Pondek

pemilu serentak dengan 5 kotak suara
Komentar Anda