Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Nasional / Juliamin HD: GEMI Fest 2018 Kekuatan Baru Wisata di Tanah Gayo

Juliamin HD: GEMI Fest 2018 Kekuatan Baru Wisata di Tanah Gayo

Senin, 17 September 2018 03:55 WIB


DIALEKSIS.COM | Takengon - Syair mengenai keindahan alam tanah Gayo disampaikan dalam bait puisi Fikar W Eda, seorang seniman nasional asal Gayo. Puisi berisi akan keindahan dan kekayaan alam di Gayo Alas tersebut menjadi pembuka dimulainya seremonial Gayo Alas Mountain Internasional (GAMI) Fest 2018, di Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (14/8), malam.

Dalam puisi disebutkan, dataran tinggi Gayo terhampar sejumlah destinasi wisata yang dimiliki mulai dari wilayah Aceh Tenggara (Kutacane), Bener Meriah (Redelong), Gayo Lues, dan Aceh Tengah (Takengon). Semua itu dikemas dalam GAMIFest 2018 yang digelar sejak 14 September - 24 November 2018 di Takengon. Acara itu sendiri dibuka oleh, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang turut dihadiri Asisten Deputi Destinasi Wisata Zona II Kemenpar RI, Reza Fahlevi.

Dalam kesempatan itu, Asisten Deputi Kementrian Pariwisata RI, Reza Fahlevi mengatakan, ada tiga potensi mendunia yang dimiliki daerah ini, yakni Tari Saman, kopi, dan Leuser. Event GAMIfest ini menjadi titik awal untuk kabupaten di kawasan Gayo tersebut mengembangkan wisata menjadi sektor pendongkrak pembangunan daerah.

"Di mana potensi yang dimiliki menjadi kekuatan untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya," kata Reza

Selain tiga destinasi itu, ia juga mengusulkan untuk ditambahkannya destinasi geopark untuk edukasi, penelitian geologi, dan wisata. "Kita sangat mendukung, apabila daerah Tanah Gayo ini mengadakan event internasional," katanya.

Sasaran kegiatan tersebut sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo saat berkenjung kedaerag ini adalah untuk pengembangan kawasan khusus wisata dan budaya. Oleh karena itu GAMIFest diharapkan mampu mempromosikan potensi di tanah Gayo ke dunia internasional

Meski diguyur hujan, acara pembukaan event yang mengusung tema 'The Power Of Nature' ini tetap mendapat tingginya antusias masyarakat. Terbukti ribuan masyarakat rela kehujanan hanya untuk melihat pertama pembukan event terbesar di tanah Gayo.

Dalam acara pembukaan tersebut, masyarakat disuguhkan tarian saman serta penampilan tarian guel dari tiga ratusan penari. GAMIFest 2018 diharapkan menjadi awal dari pada pembangunan di kawasan Gayo Alas.(nl)

Editor :
Redaksi

IKLAN SYAMSUL RIZAL ACADEMIC LEADER 2018
Komentar Anda