DIALEKSIS.COM | Aceh Barat - Pengembangan usaha masyarakat, penghijauan, dan layanan transportasi menjadi sorotan aktivitas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam pemberitaan 10 - 11 Oktober 2026. Sejumlah agenda tersebut beriringan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke - 438 Kota Meulaboh.
Rangkaian informasi itu memperlihatkan upaya pemerintah daerah membuka ruang pemasaran bagi pelaku usaha, mengajak warga memanfaatkan pekarangan, serta menyediakan angkutan tanpa biaya bagi pelajar dan masyarakat.
Pada Sabtu (10/10/2026), Bupati Aceh Barat Tarmizi, didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, menyampaikan arah penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah saat pembukaan peringatan HUT Kota Meulaboh.
Bupati Tarmizi menilai kesempatan kerja di perusahaan belum mampu menampung seluruh pencari kerja. Pengembangan usaha lokal karena itu didorong menjadi pilihan sumber penghasilan masyarakat.
Pemkab Aceh Barat sedang membangun gerai pusat oleh-oleh di sekitar Masjid Agung Meulaboh. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai tempat pemasaran produk unggulan dari berbagai kecamatan. Salah satu potensi yang didorong ialah pengolahan ikan lemi-lemi menjadi kerupuk, keripik, bakso, dan nugget.
Pemerintah daerah juga memanfaatkan kegiatan akhir pekan dan pertunjukan seni untuk menarik pengunjung sekaligus memperluas pasar UMKM. Pernyataan dalam kegiatan 10 Oktober pada Minggu (11/10/2026), pukul 17.43 WIB.
Memasuki Minggu (11/10/2026), perhatian berlanjut pada lingkungan melalui peluncuran Gerakan Aceh Barat Menanam dalam rangka HUT ke - 438 Kota Meulaboh.
Rakyat Aceh, dalam pemberitaan yang terbit pukul 15.10, melaporkan kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh. Tarmizi mengajak masyarakat menanam pohon produktif serta memanfaatkan halaman rumah untuk kebutuhan pangan keluarga.
Penghijauan diarahkan antara lain untuk membantu mengurangi polusi dan suhu di kawasan Johan Pahlawan serta Meureubo. Warga juga didorong menanam cabai, tomat, dan tanaman obat agar pekarangan memberi manfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Penanaman turut menyasar pesisir, bantaran sungai, serta kawasan yang memerlukan pemulihan lingkungan.
Dalam peluncuran program itu, Pemkab Aceh Barat membagikan 3.000 batang bibit. Berdasarkan laporan Byklik, pembagian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penghijauan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan di sekitar rumah.
Pada hari yang sama, menerbitkan informasi layanan bus gratis pada pukul 17.35 WIB. Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat Erdian Mourny menjelaskan, angkutan tersebut tersedia bagi pelajar dan masyarakat umum.
Layanan ini sudah beroperasi sejak Juli, dengan rute antara lain dari KM 16 menuju Meulaboh. Pelajar dari Kuta Tanjong dan Suak Timah termasuk yang telah memanfaatkannya.
Dukungan transportasi mencakup dua bus milik daerah serta dua bus perintis dari Balai Pengelola Transportasi Darat. Meski tersedia tanpa biaya, penggunaan angkutan umum masih menghadapi tantangan kebiasaan masyarakat mengendarai kendaraan pribadi.
Dinas Perhubungan merencanakan kampanye naik bus sekolah bersama pemangku kepentingan, sekolah, dan insan pers. Kegiatan itu juga diarahkan untuk mengaktifkan kembali Zona Selamat Sekolah guna mendukung keselamatan pelajar.