DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aktivis Demokrasi Aceh, Sofyan, mendorong Pemerintah Aceh di bawah Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadli untuk mencari solusi dan mengambil sikap politik yang jelas dalam menyikapi polemik pengibaran Bendera Bintang Bulan di sejumlah daerah di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mantan juru runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada perundingan Helsinki, Munawar Liza Zainal, menilai persoalan pengibaran bendera Bintang Bulan di Aceh perlu diselesaikan melalui dialog, kepastian hukum, dan komunikasi antara pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pembina Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS), M. Fauzan Febriansyah, mendesak Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli di sapa akrab Abang Samalanga, menunjukkan keberanian politik dalam menuntaskan polemik Bendera Bulan Bintang. Ia meminta pimpinan lembaga legislatif Aceh itu tidak sekadar mengeluarkan pernyataan, tetapi mengambil langkah nyata, termasuk mengibarkan Bendera Bulan Bintang pada salah satu tiang bendera di halaman gedung DPRA sebagai bentuk keseriusan memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Muhammad Putra Adha mendesak Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengambil langkah konkret untuk menghentikan kekerasan terhadap masyarakat serta menuntaskan polemik Bendera Bulan Bintang yang kembali memicu ketegangan di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Muda Seudang Pidie, Barlian, mengkritik tindakan penurunan bendera Bintang Bulan oleh aparat TNI dan Polri di Gampong Sagoe, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Rabu (14/10/2026).
DIALEKSIS.COM | Opini - Ada yang sedang tidak baik-baik saja dalam kehidupan politik Aceh pascaperdamaian. Ketika bendera Bulan Bintang kembali dikibarkan oleh sejumlah warga di Kampung atau gampong, maka pertanyaan yang patut diajukan bukan semata-mata mengapa simbol itu muncul, melainkan mengapa sebagian rakyat merasa perlu menyampaikan kegelisahannya melalui simbol sejarah yang sarat makna politik tersebut.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pengibaran dan pembentangan bendera Bulan Bintang kembali tercatat dalam berbagai kegiatan sepanjang Januari hingga 12 Oktober 2026. Penelusuran jejak digital redaksi Dialeksis menemukan penggunaannya dalam aksi terkait kebijakan kesehatan, pemulihan bencana, penolakan tambang, peringatan Hari Damai Aceh, hingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Ketua Umum DPP Partai Aceh (PA), Suadi Sulaiman atau yang akrab disapa Adi Laweung, meminta Pemerintah Pusat menyelesaikan polemik penggunaan bendera Bintang Bulan di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Kolom - Ada yang lucu dari polemik Bendera Bulan Bintang di Aceh. Benderanya sudah punya nama, bentuk, dan qanun. Malah, ia sudah punya tiang di depan gedung DPRA dan Istana Wali Nanggroe. Tetapi, yang belum ada justru kepastian.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Aksi dua prajurit Komando Daerah Militer Iskandar Muda menurunkan bendera Bulan Bintang saat peringatan Hari Damai Aceh berbuah penghargaan. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada keduanya.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyatakan status hukum penggunaan bendera Bulan Bintang hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Nurlis dalam program Dialog Prime Nusantara TV yang dikutip Dialeksis, Senin, 17 Agustus 2026.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (IM), Kolonel Inf. Teuku Mustafa Kamal, menyebut kericuhan yang terjadi usai kegiatan zikir dan doa tolak bala di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Agustus 2026 dipicu oleh provokasi sejumlah pihak yang mengajak massa mengibarkan bendera Bulan Bintang dan menurunkan bendera Merah Putih.
DIALEKSIS.COM | Opini - Dua puluh satu tahun setelah senjata diletakkan, Aceh ternyata masih dapat dibuat tegang oleh selembar kain. Pada 15 Agustus 2026, ketika zikir dan doa seharusnya menandai kedewasaan sebuah perdamaian, Bendera Bulan Bintang kembali berkibar di tengah kerumunan di Masjid Raya Baiturrahman. Ketegangan terjadi, massa dan aparat berhadapan, gas air mata ditembakkan, dan peringatan Hari Damai Aceh yang semestinya khidmat berubah menjadi kericuhan. Ada ironi yang sulit diabaikan: tepat pada hari ketika Aceh memperingati berakhirnya konflik, bayang-bayang konflik kembali hadir di ruang publik.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kericuhan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada momentum 21 tahun Damai Aceh, Sabtu (15/8/2026), dinilai menjadi alarm serius bagi Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tanggal 15 Agustus 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Aceh untuk mengenang perjalanan panjang menuju perdamaian yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005.
DIALEKSIS.COM | Opini - Artikel ini saya mulai ketika melihat seorang anak kecil yang disuruh oleh gurunya untuk mengambarkan bendera merah putih (NKRI) malah si anak kecil membuat bendera Aceh (bulan Bintang). Menarik sekali sebagai penulis yang mengkaji hukum tata negara langsung terbersit dalam hati apa sebenarnya yang terjadi dibenak adik itu, apakah ia anak seorang mantan kombatan GAM? Apakah ayahnya menceritakan makna dari simbol bendera itu, apakah jiwa anak itu bagaikan Keumalahayati? Tentu jawaban-jawaban itu hanya adik itu yang tahu, dan entitas bendera masih terpatri dalam jiwa si anak tersebut.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dan Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di depan Kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/7/2026), berlangsung memanas. Massa membentangkan bendera Bintang Bulan, membakar ban bekas, serta mencoret bagian depan gedung kantor pemerintahan sebagai bentuk protes terhadap penanganan bencana di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Padang - Di tengah terus berulangnya polemik politik tentang bendera dan lambang Aceh, Doktor Muhammad Ridwansyah menegaskan satu hal penting: simbol Aceh bukan ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, melainkan bagian sah dari mandat konstitusi dan arsitektur perdamaian nasional.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengibaran simbol politik di tengah situasi bencana di Aceh dinilai berpotensi mengganggu fokus utama penanganan kemanusiaan.
Aktivis Demokrasi Aceh, Sofyan, mengatakan bahwa bencana seharusnya menjadi ruang netral yang bebas dari kepentingan simbolik dan politik identitas.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aktivis muda Aceh, Angga Putra Aryanto, meminta semua pihak menghentikan upaya mengkambinghitamkan bendera bulan bintang dan mengembalikan fokus pada penanganan bencana serta nasib ribuan korban banjir dan longsor.
